oleh

Masjid Agung Al-Jihad Ciputat: Warisan Sejarah yang Terus Hidup di Ciputat

banner 468x60

Tangerang Selatan, Jurnalis TV – Masjid Agung Al-Jihad Ciputat menjadi salah satu masjid bersejarah yang hingga kini tetap aktif sebagai pusat ibadah dan kegiatan sosial masyarakat di Ciputat, Tangerang Selatan. Warisan masa lalu yang berpadu dengan fasilitas modern menjadikan masjid ini terus hidup dan relevan, khususnya selama bulan suci Ramadan.

Masjid ini bermula dari mushola bambu sederhana yang dibangun pada era 1940-an di atas lahan bekas penjara kolonial Belanda. Tanah tersebut diwakafkan oleh saudagar Arab bernama Wan Salim untuk kepentingan umat Islam. Seiring waktu, mushola tersebut berkembang menjadi Masjid Jami, hingga akhirnya dikenal sebagai Masjid Agung Al-Jihad Ciputat yang menjadi ikon religi masyarakat setempat.

banner 336x280

Baca Juga: Masjid Jami At-Taqwa Cibinong: Ruang Ibadah dengan Sentuhan Arsitektur Kontemporer

Sebagai warisan sejarah, masjid ini tetap beradaptasi dengan perkembangan zaman. Berbagai fasilitas modern disediakan untuk menunjang kenyamanan jamaah, mulai dari ruang salat yang luas, pendingin ruangan, tempat wudhu terpisah, toilet yang bersih, hingga area parkir yang memadai.

Pengurus Masjid Agung Al-Jihad Ciputat, Sania Wiryaredja, menjelaskan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan sosial dan pemberdayaan umat. “Berbagai program kami jalankan secara berkelanjutan, mulai dari Subuh Barokah, santunan sosial, pengelolaan zakat, hingga kegiatan Ramadan yang terstruktur,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu jamaah, Bhustan Jidan, mengaku merasakan kenyamanan saat beribadah di masjid tersebut. Menurutnya, suasana sejuk dan tertata rapi membuat jamaah lebih khusyuk, terutama selama Ramadan. “Kondisinya nyaman dan sejuk, jadi bisa lebih fokus saat beribadah,” ujarnya.

Selain kegiatan Ramadan, masjid ini juga rutin menggelar kajian, pengajian anak dan remaja, peringatan hari besar Islam, serta kegiatan sosial masyarakat. Masjid ini juga kerap dimanfaatkan untuk pelaksanaan akad nikah dan silaturahmi antar umat.

Masjid Agung Al-Jihad Ciputat juga memiliki peran dalam sejarah penyiaran nasional. Pada era 1960-an, azan Magrib dari masjid ini pernah disiarkan oleh Televisi Republik Indonesia (TVRI)  dan dikenal luas oleh masyarakat di berbagai daerah.

Berlokasi di kawasan Pasar Ciputat, tepatnya di jalan KH Dewantara, masjid ini mudah diakses dan terbuka untuk umum setiap hari dari waktu Subuh hingga malam hari.

Dengan perpaduan nilai sejarah, fasilitas yang memadai, serta aktivitas keagamaan yang terus berjalan, Masjid Agung Al-Jihad Ciputat menjadi bukti bahwa warisan masa lalu dapat terus hidup dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat modern.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed