Jurnalis TV, Jakarta – Fenomena “Leonormania” tengah mencuri perhatian publik global dan mengubah cara pandang terhadap monarki Spanyol di era digital. Sosok Putri Leonor dinilai berhasil menghadirkan citra baru kerajaan menjadi lebih modern, dinamis, dan dekat dengan generasi muda, bahkan kerap disebut sebagai “royal Gen Z icon” oleh sejumlah media internasional.
Fenomena ini mulai mencuat sejak 2023, terutama saat Leonor menjalani pelatihan militer dan mengucapkan sumpah setia pada Konstitusi ketika genap berusia 18 tahun. Momen tersebut menjadi titik penting yang memperkuat perannya sebagai calon pemimpin masa depan Spanyol.
Sebagai pewari takhta, Putri Leonor menjalani pelatihan militer selama tiga tahun di Akademi Militer Umum Zaragoza, mengikuti jejk ayahnya, Raja Felipe VI. Langkah ini memperkuat citranya sebagai figur yang disiplin dan siap memimpin.
Dalam salah satu pidatonya, Putri Leonor mengakui tantangan selama masa pendidikan militernya. Dikutip dari HOLA!, ia menyebut pengalaman tersebut bahkan melampaui ekspektasinya.
“I knew that some stages would not be easy… but what I have experienced here far exceeds what I thought,” ujarnya.
(Saya tahu beberapa tahap tidak akan mudah, tetapi apa yang saya alami di sini jauh melampaui perkiraan saya).
Di sisi lain, Leonor juga dikenal dengan gaya personal yang sederhana namun elegan dalam berbagai acara kenegaraan. Perpaduan antara ketegasan militer dan estetika modern ini menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi audiens global yang lebih muda. Popularitasnya pun meningkat signifikan, sejumlah media internasional seperti Reuters turut menyoroti perannya dalam membentuk kembali citra monarki Spanyol pasca berbagai kontroversi di masa lalu.
Momentum penting lainnya terjadi saat Putri Leonor resmi bersumpah setia pada Konstitusi di parlemen Spanyol. Dikutip dari Reuters, ia dalam pidatonya menegaskan komitmennya untuk mengabdi kepada rakyat.
“From today I owe myself to all Spaniards… I ask you to trust me,” ujarnya.
(Mulai hari ini saya mengabdikan diri kepada seluruh rakyat Spanyol… Saya meminta kepercayaan Anda).
Dukungan terhadap perannya juga datang dari Raja Felipe VI yang menyebut Leonor sebagai representasi generasi baru dengan cara pandang yang lebih adaptif terhadap perubahan zaman.
Fenomena “Leonormania” kini menjadi penanda bahwa monarki Spanyol tengah bertransformasi tidak lagi sekadar simbol tradisi, tetapi juga institusi yang berusaha tetap relevan di tengah dinamika global.













Komentar