Jurnalis TV, Jakarta – Sejak 19 Maret 2026 harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan akibat momentum Lebaran Idul Fitri dan dampak konflik global, sehingga dirasakan oleh masyarakat luas di berbagai daerah. Namun tidak perlu panik, berikut beberapa cara mengelola keuangan dengan bijak.
Langkah pertama yang dapat dilakukan adalah menyusun anggaran bulanan agar pemasukan dan pengeluaran lebih terkontrol. Dengan begitu, masyarakat dapat memprioritaskan kebutuhan utama dibandingkan keinginan yang bersifat konsumtif. Selain itu, penting juga untuk mengurangi kebiasaan belanja impulsif yang seringkali membuat pengeluaran membengkak tanpa disadari.
Baca Juga: Fluktuasi Harga Emas 2026: Peluang atau Kekhawatiran?
Langkah kedua, membeli barang sesuai kebutuhan dan tidak berlebihan dapat membantu menghindari pemborosan. Penggunaan transportasi yang lebih hemat juga bisa menjadi solusi untuk mengurangi pengeluaran harian.
Langkah ke tiga, di tengah kenaikan harga, masyarakat juga dapat memanfaatkan berbagai promo dan diskon saat berbelanja kebutuhan pokok. Membandingkan harga antar produk juga menjadi cara efektif untuk mendapatkan barang dengan harga lebih terjangkau namun tetap berkualitas.
Dengan menerapkan berbagai tips tersebut, masyarakat diharapkan tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari secara bijak tanpa harus merasa terbebani meski harga kebutuhan pokok sedang mengalami kenaikan.









Komentar