oleh

Masalah Sepele Namun Berisiko, Awas! Bahaya Menyebrang Jalan Sembarangan

banner 468x60

Ciputat – Masalah menyebrang sembarangan kini menjadi polemik bagi
masyarakat, salah satunya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Masih banyak ditemukan
pejalan kaki yang menyebrang secara tidak tepat, hal tersebut kemudian menimbulkan
keresahan bagi para pengguna kendaraan.

Masalah menyebrang sembarangan ini di latar belakangi oleh beberapa faktor, yang
pertama adalah minimnya fasilitas yang tersedia. Walaupun terdapat JPO (Jembatan
Penyebrangan Orang) di sekitar Kampus UIN Jakarta, namun jarak dari fasilitas tersebut cukup
jauh dan bangunannya pun sudah mulai ringkih. Banyak ditemukan kerusakan dari JPO
tersebut sehingga dapat membahayakan bagi para masyarakat yang menggunakannya. Karena
hal ini, kemudian banyak masyarakat yang lebih memilih menyebrang sembarangan dengan
alasan agar cepat sampai daripada menggunakan JPO yang tersedia.

banner 336x280

Yang kedua, masih minimnya edukasi tentang bahaya menyebrang bagi para pengguna
jalan khususnya para pejalan kaki. Kurangnya edukasi ini menimbulkan rendahnya kesadaran
dalam diri masyarakat terhadap bahaya yang ditimbulkan dari menyebrang secara asal-asalan.
Kedua faktor tersebut merupakan sebagian alasan para pejalan kaki yang memutuskan untuk
menyebrang sembarangan.

Banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari menyebrang sembarangan, diantaranya:
kemacetan lalu lintas, kecelakaan hingga trauma. Kewajiban menyebrang jalan pada tempatnya
diatur dalam pasal 132 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu lintas dan Angkutan Jalan yang
menjelaskan bahwa “Pejalan kaki wajib menggunakan bagian jalan yang diperuntukkan bagi
pejalan kaki atau yang paling tepi dan menyebrang jalan di tempat yang ditentukan.”

Masalah menyebrang sembarangan ini tentunya dapat diatasi bersama-sama, baik
dengan meningkatkan edukasi dan kesadaran akan bahaya menyebrang sembarangan serta
masyarakat berusaha untuk menerapkan tata cara menyebrang yang baik agar meminimalisir
terjadinya dampak negatif bagi para pengguna jalan.

“Solusi untuk masalah ini, mungkin JPO nya bisa didekatkan lagi dari UIN, dan juga
diadakan tombol atau lampu penyebrangan agar lebih mudah akses ke UIN nya.” Ujar salah
satu pejalan kaki

Diharapkan pemerintah dapat memperbaiki fasilitas penyebrangan agar lebih
memudahkan serta menjamin keselamatan bagi para pengguna jalan.

Penulis : Alfiah Ziha Rahmatul Laili

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *