oleh

Jelang Idul Adha, Standar Kesehatan Hewan Kurban Jadi Sorotan

banner 468x60

Jurnalis TV, Tangerang Selatan – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah, perhatian terhadap kelayakan dan kesehatan hewan kurban semakin meningkat. Standarisasi kesehatan hewan menjadi hal penting demi memastikan hewan yang dikurbankan bebas dari penyakit dan aman untuk dikonsumsi masyarakat. Penerapan standar kesehatan ini bukan sekadar formalitas administratif, tetapi bentuk perlindungan masyarakat dari risiko penularan penyakit zoonosis atau penyakit yang dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Standar tersebut disusun mengikuti ketentuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), syariat fikih, serta prinsip-prinsip kesehatan hewan.

Salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan hewan kurban adalah vaksinasi. Hewan yang telah divaksin memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik dan kecil kemungkinan membawa penyakit menular. Pemeriksaan juga dilakukan secara menyeluruh oleh tim kesehatan hewan dari dinas terkait.

banner 336x280

Baca Juga: Nasib Bajaj di Tengah Arus Transportasi Online

“Vaksinasi bertujuan untuk menjaga hewan dari serangan virus, atau setidaknya mengurangi tingkat keparahan jika terinfeksi. Pemeriksaan kesehatan hewan kurban sudah kami mulai dengan melibatkan tim khusus. Mereka bertugas memeriksa kondisi fisik hewan dan memastikan kelengkapan dokumen kesehatannya, termasuk status vaksinasi. Sebelum Hari Raya, tim akan berkeliling ke lapak-lapak untuk memeriksa dan memastikan hewan kurban sehat serta layak dijual. Hanya hewan yang memenuhi kriteria kesehatan dan syariat yang akan dinyatakan layak untuk dijual,” ujar drh. Pipit Surya Yuniar, M.Si, Kepala UPTD Pusat Kesehatan Hewan Kota Tangerang Selatan.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh dan merata di berbagai titik lapak penjualan hewan kurban di Tangerang Selatan. Selain itu, proses pengecekan terhadap kondisi hewan juga telah dilakukan sejak dari tempat asalnya, sebelum hewan-hewan tersebut dikirimkan ke lokasi penjualan. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa hewan dalam keadaan sehat dan layak, serta memenuhi standar kelayakan sejak awal perjalanan hingga sampai ke tangan pembeli.

Hal ini turut ditegaskan oleh salah satu pedagang hewan kurban, H. Muhammad Komarudin, yang menyampaikan standar kesehatan hewan kurban yang dijualnya. “Seluruh hewan yang kami jual telah diperiksa kesehatannya di daerah asal sebelum dikirim. Kami juga pastikan hanya hewan yang sehat, telah divaksin, dan memenuhi syarat syariat yang kami tawarkan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Tangerang Selatan memastikan pemeriksaan dilakukan secara merata di seluruh lapak. Tim kesehatan hewan secara rutin terjun ke lapangan untuk mengawasi setiap lapak penjualan. Kepatuhan para pedagang terhadap standarisasi kesehatan yang ditetapkan turut menentukan kualitas dan kelayakan hewan kurban yang dijual. Dengan adanya sinergi antara petugas pemeriksa dan pedagang, diharapkan pelaksanaan kurban tahun ini dapat berjalan aman, sehat, dan sesuai syariat.

banner 336x280

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *